Warna tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan
sehari-hari. Melalui warna kita mampu mengekspresikan diri bahkan bisa
menciptakan karakter. Warna juga dipercaya bisa menstimulasi penyembuhan, dan
spiritual. Hal tersebut bisa dillaukan dengan teknik terapi kesehatan dengan
warna. Warna-warna yang diterapkan dalam ruangan pada sebuah rumah mampu
memberikan efek psikologi bagi penghuninya. Oleh karena itu jika ingin mewarnai
rumah sebaiknya mempertimbangkan dengan matang warna apa yang tepat untuk
diaplikasi di ruangan sehingga sesuai dengan harapan. Karena pemilihan warna
begitu penting maka pada tips kali ini akan dibahas bagaimana menata warna
ruangan yang tepat berdasarkan psikologi warna. Kepekaan intuisi dalam
memadukan keselarasan warna mulai dari pagar, genteng atap, tampak luar
bangunan, dinding ruang dalam, pintu, jendela, plafon, perabotan (meja, kursi,
lemari, dipan, sampai vas bunga atau ornamen patung), dan jenis tanaman (bunga,
daun, dan buah) akan menyatukan atmosfer rumah secara keseluruhan. Perpaduan
warna senada pada seluruh bagian dan isi rumah akan menghasilkan keharmonisan,
baik untuk peningkatan kualitas kesehatan rumah maupun penghuninya. Pemilihan
warna harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi masing-masing ruang.
(architectaria.com, 2011).
Pemilihan warna yang
salah dalam suatu ruangan, dapat menimbulkan perasaan yang kurang nyaman atau
bahkan membawa dampak buruk bagi kondisi psikologis seseorang. Pemilihan warna
dalam ruang ini akan berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan mereka, seperti
kebutuhan akan rasa aman, nyaman, dan hangat. Dari pemahaman diatas dapat
dijelaskan bahwa warna, selain hanya dapat dilihat dengan mata ternyata mampu
mempengaruhi perilaku seseorang, mempengaruhi penilaian estetis dan turut menentukan
suka tidaknya seseorang pada suatu benda. Dari sekian banyak warna, dapat
dibagi dalam beberapa bagian yang sering dinamakan dengan sistem warna Prang
System yang ditemukan oleh Louis Prang pada 1876 atau disebut juga sebagai
atribut warna meliputi :
- Hue, adalah istilah
yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna, seperti merah, biru,
hijau dsb.
- Value, adalah dimensi
kedua atau mengenai terang gelapnya warna. Contohnya adalah tingkatan warna dari
putih hingga hitam.
- Saturation / Intensity,
seringkali disebut dengan chroma, adalah dimensi yang saling berhubungan cerah
atau suramnya warna.
Secara ilmiah pengertian
warna merupakan gelombang elektromagnetik yang menuju ke mata kita dan
kemudian diterjemahkan oleh otak sebagai warna. Dengan kata lain arti warna
adalah sesuatu yang berhubungan dengan emosi manusia, dan dapat
menimbulkan pengaruh psikologis. Walaupun tidak diketahui secara pasti mengapa
orang-orang menyukai warna dan kombinasi warna tertentu. Tetapi yang jelas,
setiap warna mempunyai karakter atau sifat yang berbeda beda. Setiap warna
memiliki potensi untuk memberikan efek yang positif maupun negatif pada
seseorang. Penggunaan warna berkaitan dengan kondisi psikologis seseorang yang akan
mempengaruhi tubuh, pikiran, emosi dan keseimbangan dari ketiganya dalam diri
manusia.
Berikut ini adalah
contoh pengaruh warna terhadap manusia :
- Warna merah merupakan
warna yang cukup dominan. Penggunaan warna ini pada suatu objek seringkali
membuat objek tersebut tampak lebih dekat dari sebenarnya, sehingga mata kita
cenderung lebih cepat mengidentifikasi warna merah dalam suatu ruangan. Warna
merah memiliki pengaruh besar pada mood pria, karena warna ini menciptakan
reaksi yang emosional. Selain itu, warna merah juga banyak mempengaruhi manusia
secara fisik seperti meningkatkan tekanan darah, denyut nadi, dan laju
pernafasan, warna ini juga sering dimanfaatkan sebagai terapi pengobatan.
Walaupun dapat memberikan suasana hangat dalam ruangan, warna ini cenderung
meningkatkan agresivitas seseorang.
- Warna biru memberikan
efek yang cenderung menenangkan. Warna ini seringkali diasosiasikan dengan
warna langit atau lautan, juga dianggap sebagai warna favorit dunia karena
efeknya yang membawa perasaan damai. Warna biru pekat akan menstimulasi
pemikiran yang jernih, sementara warna biru muda akan membantu meningkatkan
konsentrasi. Warna ini sangat baik dipakai untuk mengatasi sakit tenggorokan,
asma ataupun migren. Di sisi lain, penggunaan warna biru pada ruangan secara
berlebihan dapat menimbulkan kesan dingin dan tidak bersahabat, bahkan
terkadang membawa perasaan sedih atau depresi.
- Warna kuning
menimbulkan perasaan ceria dan optimis. Warna ini banyak mempengaruhi manusia
secara mental dan emosional. Penggunaan warna ini secara tepat dalam ruangan,
menimbulkan kesan bersahabat dan seringkali membantu meningkatkan kreativitas
seseorang. Warna ini sangat cocok dipakai untuk menetralkan rasa gugup, karena
cenderung meningkatkan rasa percaya diri seseorang. Walaupun demikian,
penggunaan warna kuning hendaknya dikombinasikan dengan warna – warna lain,
karena memiliki kecenderungan untuk memancing terjadinya perdebatan.
- Warna hijau membawa
kesan yang menyegarkan karena diasosiasikan dengan alam dan tumbuhan. Warna
hijau memberikan rasa aman, juga keseimbangan dan harmoni. Warna ini cocok
digunakan dalam ruangan peristirahatan karena membawa perasaan damai dan
ketenangan. selain itu, warna ini juga dipercaya dapat memperbaiki pengelihatan
seseorang. Namun demikian, terlalu banyak warna hijau dalam suatu ruangan dapat
menimbulkan kebosanan.
- Warna oranye merupakan
hasil pencampuran warna merah dan kuning. Dengan adanya kombinasi dua warna
tersebut, warna oranye mempengaruhi manusia baik secara fisik maupun mental.
Warna oranye dapat meningkatkan nafsu makan dan memberikan kenyamanan, sehingga
sangat cocok digunakan di ruang makan atau ruang keluarga. Selain itu, warna
ini membawa perasaan hangat dan menyenangkan. Dalam terapi pengobatan, warna
oranye dipakai untuk mengatasi kelainan ginjal atau paru – paru, juga mengobati
bronkhitis. Dampak negatif dari penggunaan warna ini secara berlebihan adalah
menyebabkan berkurangnya tingkat keseriusan dalam belajar atau bekerja.
- Warna hitam memberikan
kesan yang glamor dan elegan. Selain itu, warna ini juga menciptakan suasana yang
cenderung serius dalam suatu ruangan. Warna hitam juga sering dipakai untuk
menekan nafsu makan yang berlebihan, misalnya dengan cara melapisi meja dengan
taplak berwarna hitam. Dalam konotasi yang negatif, warna ini menimbulkan
ketakutan akan gelap atau perasaan tidak aman.
- Warna putih
melambangkan kemurnian atau kesucian. Warna ini banyak digunakan di rumah sakit
karena memberikan kesan higienis dan steril. Secara visual, penggunaan warna
ini pada suatu ruangan akan memberikan ilusi bahwa ruangan tersebut lebih
tinggi daripada yang sebenarnya. Penggunaan warna putih secara berlebihan
cenderung memberi kesan tidak ramah.
- Warna merah muda
merupakan hasil pencampuran warna merah dan putih. Warna ini melambangkan sifat
yang feminim dan memberikan kesan santai. Namun faktanya, warna ini juga
seringkali membuat orang merasa lesu dan kurang bersemangat. Dampak negatif
dari warna merah muda ini sering dimanfaatkan dalam bidang olahraga. Dalam
sebuah pertandingan, seringkali warna merah muda digunakan dalam ruang ganti
lawan dengan tujuan untuk menekan semangat dari tim lawan.
- Warna cokelat terdiri
dari warna merah, kuning dan hitam. Sama seperti warna hitam, cokelat juga
menimbulkan kesan yang serius, tetapi warna cokelat lebih menonjolkan sisi
lembut dan kehangatan.
- Warna ungu memberikan
kesan mewah dan seringkali dikaitkan dengan kerohanian. Warna ini juga dapat
mendorong manusia untuk melakukan perenungan atau meditasi. Selain itu, warna
ini juga sering digunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri seseorang dan
mengurangi rasa putus asa.(Color in Interior Design, John Pile,1997 : 1)
Pilihlah warna-warna yang tepat untuk menampilkan suasana
yang tenang dan nyaman dalam sebuah ruangan sehingga seluruh anggota keluarga
betah berada di dalamnya.
Ada 3 pembagian kelas dalam warna yaitu :
- Warna Primer,
yaitu merah, biru dan kuning.
- Warna sekunder,
kalau Anda membuat kombinasi di antara ketiga warna tersebut, akan mendapatkan
warna: orange, hijau dan ungu.
-
Warna Tersier, kemudian, kalau membuat kombinasi antara ketiga
warna sekunder mendapakat enam warna. Total warna “dasar” menjadi 12, dan
biasanya disebut sebagai roda 12 warna. Dengan warna hitam dan putih di
tengahnya sebagai warna yang netral. Penambahan warna netral ke 12 warna lain
akan membuat intensitas warna menjadi berbeda. Tambahan warna putih membuat
warna menjadi lebih muda. Tambahan warna hitam akan membuat warna menjadi lebih
gelap, dan warna abu-abu akan meningkatkan tone warna. (AnnaHape.com,
2 Mei 2008).
MEMILIH WARNA
UNTUK INTERIOR RUMAH
Pada saat menatap atau masuk ke dalam sebuah rumah, hal
pertama yang menarik perhatian anda adalah warna (color scheme) rumah tersebut, baru
kemudian desain arsitektur bangunannya. Sebagai salah satu komponen utama dari
sebuah rumah, warna juga membawa pengaruh baik buruknya kualitas rumah,
desain rumah dan tampak bangunan yang menarik, dan karakter ruang yang
berpengaruh terhadap kejiwaan penghuni rumah.
Penelitian membuktikan bahwa pemilihan warna rumah yang tepat
mampu memberikan beberapa efek yang baik bagi penghuninya, menstimulasi,
menenangkan, menenteramkan, menjernihkan, menyembuhkan kesehatan fisik dan
kesehatan mental penghuni. Dengan pemilihan warna yang tepat, maka rumah dan
juga ruangan-ruangan yang ada didalamnya dapat di setting untuk menjadi tempat
dengan aneka macam fungsi.
PEMBAGIAN AREA
PADA INTERIOR RUMAH TINGGAL
AREA KAMAR TIDUR
Banyak orang menginginkan kamar tidur mereka menjadi tempat
yang paling nyaman, atau tempat dimana semua anggota keluarga dapat tidur
bersama-sama. Mewarnai kamar tidur anak dengan warna yang dominan pucat atau
pastel akan membuat anak selalu ingin keluar dari kamarnya saat diluar jam istirahat/tidur,
jika anak dipaksa untuk selalu berada didalam kamar, maka akan mengganggu
pertumbuhan atau pengembangan ide-ide kreatif sang anak. Bermain bagi anak
adalah bagian dari proses perkembangan, bermain akan mengasah kecerdasan dan
kreatifitasnya.
AREA KAMAR MANDI
Seperti halnya kamar tidur, kamar mandi juga harusnya
menjadi tempat yang penuh dengan ketenangan. Bagi kebanyakan orang-orang yang
sibuk, menghabiskan waktu sambil berendam dikamar mandi adalah hal yang paling
tenang dan menyenangkan. Mewarnai dinding kamar mandi dengan warna-warna yang
menyenangkan sebaiknya juga harus diusahakan. Ketika memilih warna untuk
dinding kamar mandi, maka pikirkan tentang orang-orang yang akan menggunakan
kamar mandi tersebut.
LIVING AREA
Aturan pertama ketika akan memilih warna untuk living area
(yang termasuk dalam living area adalah: ruang tamu, ruang santai, ruang
keluarga dan ruang makan). Seluruh anggota keluarga harus merasa nyaman dengan
warna yang dipilih. Setiap warna akan memberikan semacam getaran, seperti halnya
juga lampu yang mampu memberikan efek dramatis, efek dari warna juga demikian.
Pikirkan secara hati-hati tentang pemanfatan ruang pada wilayah living area
(ruang tamu, ruang santai, ruang keluarga, dan ruang makan) tersebut, yang saya
maksud adalah untuk kegiatan apa saja ruangan-ruangan tersebut gunakan. Ruang
santai yang dicat dengan warna kuning terang dan aksesoris pelengkap ruangannya
berwarna merah terang atau purple (ungu) mungkin akan menjadikan pemandangan
diruangan tersebut terlihat sangat buruk dan terkesan tidak nyambung. Akhirnya
saya hanya ingin mengatakan, diruang manapun, apakah dikamar tidur, dikamar
mandi, atau di area living rumah (ruang tamu, ruang santai dan ruang keluarga),
jika pemilihan warna cat dilakukan dengan benar dan hati-hati akan membuat
perbedaan yang sangat mencolok. Dengan memilih warna cat yang sesuai
dengan kaidah-kaidah untuk dinding diruangan, seluruh anggota keluarga akan
menemukan suatu kondisi dimana akan tidur lebih baik, sangat menikmati mandi
atau berendam dikamar mandi, frekwensi kegiatan makan malam bersama menjadi
lebih sering terjadi, dan hubungan anggota keluarga yang makin harmonis
diantara satu sama lain. (http://www.arsindo.com/artikel)
INTERIOR RUANG
TAMU
Cat tembok yang disapukan pada ruang tamu tentu mampu
memunculkan kesan keindahan yang membuat ruang tamu tampak menarik. Bisa
berkreasi menggunakan berbagai warna yang diperoleh dari cat tembok untuk
menghias ruang tamu di rumah. Selain itu, warna-warna tersebut juga dapat
memberikan pengaruh terhadap psikologi seseorang.
MEWARNAI INTERIOR
RUMAH
Spesifikasi fungsi ruang mensyaratkan pemilihan warna yang selaras dengan jenis
kegiatan utama dan pemakai ruang tersebut. Pemilihan warna berkisar pada warna
primer merah, kuning, dan biru, warna sekunder oranye, hijau, dan ungu, serta
warna tersier yang merupakan percampuran warna-warna primer dan sekunder.
Pilihlah warna dengan tepat. Perpaduan warna-warni yang sesuai kepribadian
penghuni mampu meningkatkan energi, kenyamanan dan kualitas kesehatan mental
dan fisik penghuni. Bagi warga metropolitan yang setiap hari terjebak kemacetan
dan tekanan pekerjaan, kehadiran warna begitu dibutuhkan untuk menghilangkan
stres, depresi, frustrasi dan ketegangan di rumah. (architectaria.com, 28
februari 2010)
Sebelum menentukan warna pilihan, pertimbangkanlah
dahulu siapa yang akan menggunakan ruang tersebut, berapa usia rata-rata
pengguna, dan bagaimana karakter umum masing- masing anggota keluarga. Sebagai
contoh, kamar tidur utama orangtua, ruang kerja atau ruang tamu dapat memilih
warna lembut dan dingin, sedangkan kamar tidur anak-anak, ruang bermain dan
belajar, memanfaatkan warna terang yang cerah ceria. Untuk ruang keluarga,
ruang makan, dan dapur merupakan perpaduan warna lembut dan hangat atau dapat
pula memakai warna-warna bumi yang lebih netral. Efek sumber cahaya alami
maupun buatan terhadap tampilan warna perlu dipertimbangkan. Sinar matahari
(warna-warni) atau sinar lampu (putih/kuning) terhadap warna akan menghasilkan efek warna yang berbeda-beda, pada
pagi, siang, sore atau malam hari. Warna yang dipilih pun akan mempengaruhi
kesan besar kecil ruang dan tampak bangunan. Warna gelap akan membuat ruang
terasa terbatas cenderung menyempit. Sebaliknya warna terang memberi kesan
lebih luas. (Arch. Aria ,28 February 2010)
WARNA YANG BIASA DI GUNAKAN DALAM INTERIOR RUMAH TINGGAL
MERAH :
Warna merah,
warna ini termasuk ke dalam golongan warna panas, menggambarkan energi penuh,
aktif, hangat dan penuh semangat. Warna merah yang digunakan sebagai warna
dasar memberi kesan sebuah ruang dengan vitalitas tinggi. Untuk keseimbangan
digunakan perabot warna putih atau krem. Warna ini melambangkan
keadaan psikologi yang mengurangkan tenaga, mendorong makin cepatnya denyut
nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini mempunyai
pengaruh produktiviti, perjuangan, persaingan dan keberahian. Salah satu warna
yang paling kuat yang dapat di gunakan. Hal ini dianggap warna pertama yang
diakui oleh mata manusia dan warna ini:
- Meningkatkan kewaspadaan
- Meningkatkan vitalitas
- Meningkatkan kekuatan
- Merangsang percakapan
Ide untuk penggunaan merah meliputi ruang makan, dan sedikit
merah sebagai aksen. Warna ini melambangkan kekuatan kemahuan atau cita-cita.
Sifatnya : Agresif, Aktif, Eksentrik. Pengaruhnya : Berkemahuan keras,
penuh gairah, dominasi, jantan. Merah Muda : Warna ini melambangkan romantisme,
feminim. Warna ini mempunyai sifat menuntut dalam kepasrahan, menggemaskan dan
jenaka.
Gambar 1.
Contoh interior rumah tinggal yang menggunakan
warna nuansa merah
WARNA BIRU :
Warna ini melambangkan ketenangan yang sempurna. Mempunyai
kesan menenangkan pada tekanan darah, denyut nadi, dan tarikan nafas. Sementara
semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme. Warna biru,
merupakan warna tenang. Kombinasi warna biru tua dengan warna putih akan
menghadirkan nuansa laut yang tenang. Untuk ruang selain kamar mandi, dapat
memadukan kombinasi warna dasar biru dengan furnitur kayu berwarna gelap agar
ruang terasa anggun. Biru dianggap warna universal, merupakan kedamaian,
ketenangan, stabilitas, kepercayaan, kepercayaan diri, keamanan, loyalitas,
langit, air, dingin, teknologi, dan bahkan depresi. Biru dapat berpengaruh
terhadap :
- Memperlambat denyut nadi
- Suhu yang lebih rendah tubuh
- Mengurangi nafsu makan.
Biru adalah warna akrab universal, dan menghibur. Ini
dikenal dengan mempengaruhi menenangkan dan harus digunakan dalam setiap kamar
Anda ingin mempromosikan ketenangan dan kedamaian, seperti kamar tidur.
(edupaint.com, 19 Juni 2011).
Gambar
2.
Contoh interior rumah tinggal yang menggunakan warna nuansa biru
WARNA KUNING :
Warna kuning,
kuning terang dipadukan dengan warna putih memberi kesan ceria pada sebuah
ruang, Untuk menghindari kesan monoton dapat ditambahkan dekoratif kecil dengan
pengulangan pada sudut-sudut yang diperlukan. Ruang dengan warna kuning akan
memberi kesan hangat apalagi bila ditunjang dengan pembukaan kearah taman
sehingga mengoptimalkan cahaya yang masuk. Warna ini melambangkan kegembiraan.
Warna ini mempunyai sifat : Leluasa dan santai, senang menunda-nunda masalah.
Berubah-ubah tapi penuh harapan, mempunyai cita-cita setinggi langit dan
semangatnya juga tinggi. Warna kuning yang kuat menunjukkan kehangatan,
kekayaan dan kebahagiaan. Kuning dalam dosis yang tepat dapat :
- Perasaan bahagia
- Memberi lebih banyak energi
- Menyebabkan orang menjadi cepat marah
- Kuning dapat memiliki efek magis pada sebuah ruangan, tetapi
dengan kekuatan warna ini, menggunakan terlalu banyak atau memiliki terlalu
terang dapat menyebabkan masalah.
Kuning Terang : Warna ini melambangkan sifat spontan yang
eksentrik. Sifatnya : Toleran, Investigatif, Menonjol. Pengaruhnya :
Berubah-ubah sikap, berpengharapan, dermawan, tidak percaya. (edupaint.com,
Minggu, 19 Juni 2011)
Gambar
3.
Contoh interior rumah tinggal yang menggunakan nuansa warna kuning
WARNA HIIJAU :
Warna hijau,
memberi kesan segar. Untuk komposisi warna dapur dapat dipadukan dengan warna
putih pada finishing furnitur deco, juga stainless steel pada kitchen sink dan
bidang kerja dapur memberi persepsi bersih pada ruang. Warna ini melambangkan
adanya suatu keinginan, ketabahan dan kekerasan hati. Mempunyai kepribadian
yang keras dan berkuasa. Warna ini mempunyai sifat : meningkatkan rasa bangga,
perasaan lebih superior dari yang lain. Orang yang menyukai warna ini umumnya
senang dipuji, senang menasihati orang lain. Hijau (SAYURAN) adalah warna yang
segar untuk digunakan dalam hampir setiap ruangan, dan merupakan salah satu
yang paling sering dikutip warna favorit. Ia mewakili alam, lingkungan,
kesehatan, keberuntungan yang baik, pemuda dan kesuburan. Hijau mewakili:
- Sebuah gaya penyembuhan
- Peremajaan
- Alam dan pertumbuhan.
Kita dapat menggunakan hijau hampir di mana saja, kapan saja
untuk apa pun – dalam nuansa benar, tentu saja. (edupaint.com, Minggu, 19 Juni
2011).
Gambar
4.
Contoh interior rumah tinggal yang menggunakan nuansa warna hijau
WARNA ABU-ABU :
Warna ini tidak menunjukkan arti yang jelas. Tidak terang
dan sama sekali bebas dari kecenderungan psikologi. Warna ini cenderung
neutral.
Gambar
5.
Contoh interior rumah tinggal yang menggunakan nuansa warna abu-abu
WARNA HITAM :
Warna ini melambangkan kehidupan yang terhenti dan karenanya
memberi kesan kehampaan, kematian, kegelapan, kebinasaan, kerusakkan dan
kepunahan.
Gambar
6.
Contoh interior rumah tinggal yang menggunakan nuansa warna hitam
WARNA COKLAT
DAN KREM:
Paduan coklat /
krem monokromatis dapat menghadirkan kesan netral, intim dan
nyaman. Warna ini memberikan keharmonisan bagi yang tinggal didalamnya. Warna
aksen yang biasanya digunakan untuk membuatnya tidak monoton antara lain merah,
hitam atau biru turquise. Warna coklat merupakan bumi dan kemantapan. Tapi hal
pertama yang saya pikirkan dengan coklat adalah coklat, tentu saja, yang
melambangkan kelancaran dan mewah. (edupaint.com, Minggu, 19 Juni 2011).
Warna ini seringkali menunjukan ciri-ciri : suka merebut,
tidak suka memberi hati, kurang toleran, pesimis terhadap kesejahteraan dan
kebahagian masa depan.
Gambar
7.
Contoh interior rumah tinggal yang menggunakan nuansa warna coklat
WARNA UNGU :
Warna ungu,
lembut akan memberikan kesan relaks. Apabila dipadukan dengan warna putih akan
memberi kesan ringan pada ruangan. Ruang tidur yang menggunakan warna ungu
membuat suasana tidur yang nyaman. Warna ini adalah campuran warna merah dan
biru yang melambangkan sifat Gempuran Keras yang dilambangkan oleh warna biru.
Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus pengertian yang mendalam
dan peka. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan.
(edupaint.com, Minggu, 19 Juni 2011).
Gambar
8.
Contoh interior rumah tinggal yang menggunakan nuansa warna ungu
WARNA PUTIH :
Warna putih cenderung mengartikan kemurnian, kebersihan, dan
netralitas. Perhatikan bahwa kebanyakan rumah sakit memiliki dinding putih,
pengantin perempuan mengenakan gaun putih dan pagar kayu putih mengelilingi
sebuah rumah yang aman dan bahagia. Warna putih cenderung:
- Menambah kejernihan mental
- Mendorong kita untuk membersihkan hambatan
- Membersihkan pikiran
Gambar
9.
Contoh interior rumah tinggal yang menggunakan nuansa warna putih